Tips Memilih Cat Yang Sesuai

Sumber gambar : pinterest.com

Menjadi salah satu langkah penting untuk membuat rumah Anda nampak terawat dan tetap tampil indah. Mungkin saja kebosanan terhadap warna cat lama mempengaruhi kinerja sehari-hari. Oleh karena itu, menerapkan pengecatan ulang di seluruh rumah termasuk solusi cukup tepat. Namun, biasanya terdapat permasalahan mendasar yaitu menentukan warna yang sesuai dengan polesan dinding interior maupun eksterior rumah.

Tak perlu takut memilih warna lain selain putih, hitam dan krem meski ketiganya termasuk warna dasar. Jauh lebih baik mengekspresikan keinginan anda daripada tidak sama sekali. Bukankah dekorasi warna cat seringkali mempengaruhi mood pemilik rumah kan?

Nah, bagaimana triknya? Berikut beberapa langkah untuk diperhatikan supaya nantinya hasil akhir pengecatan terlihat sempurna.

1. Pilih cat ramah lingkungan

Untuk mengetahui hal ini, cukup mudah. Anda tinggal melihat label pada masing-masing cat bila tertulis free lead and mercury atau low volatile organic compound atau green label yang artinya memang ramah lingkungan.

Jadi, bisa dikatakan bahwa cat tersebut lebih aman digunakan sekaligus tak berpengaruh terhadap kesehatan si pemilik rumah.

2. Pakai cat khusus

Maksudnya “khusus” adalah penggunaan cat yang memiliki kandungan anti jamur pada dinding-dinding yang sering terkena hujan atau banjir. Kenapa? Tentu saja supaya tembok lebih awet sehingga tidak timbul pengelupasan berlebih

3. Gunakan cat tahan noda

Selain kedua tips diatas, jangan lupa memilih cat tahan noda karena memang direkomendasikan oleh para arsitek. Tujuanya tidak lain dan tidak bukan, untuk mempertahankan kualitas cat jika saat terkena lumpur atau sejenisnya akan lebih gampang dibersihkan menggunakan air atau lap basah. Jadi, anda tak perlu mengecat ulang kembali.

4. Pilih cat double UV protection untuk eksterior rumah

Nah, ini yang seringkali dilupakan padahal pemakaian cat interior dan eksterior jelas berbeda. Untuk bagian interior rumah, takkan bermasalah memilih cat tanpa double UV tapi jika sudah masuk ke ranah eksterior maka sangat disarankan menggunakan cat tersebut agar tidak cepat memudar akibat paparan sinar matahari secara terus menerus.

5. Tentukan warna yang tepat

Pemilihan warna dengan tema desain ruangan menjadi catatan penting. Terlebih jika anda kurang paham soal mengkombinasikan warna cat, baiknya simak penjelasan detail berikut. Selain itu, cari pula referensi dari majalah-majalah desain rumah maupun berkonsultasi langsung dengan penyedia jasa desain interior atau renovasi bangunan:

  • Untuk warna putih, merupakan warna netral dan bisa dipadukan terhadap warna apapun. Tapi, sebaiknya jangan diterapkan secara menyeluruh karena akan terlihat kaku dan dingin.
  • Warna abu-abu umumnya digunakan pada setiap bangunan minimalis agar nampak lebih luas. Tapi, jika terlalu banyak juga malah kaku dan seram.
  • Warna hitam yang membuat dinding terlihat kokoh, gagah, kuat dan elegan. Anda bisa memadukanya bersama warna putih untuk menghindari lingkungan yang seram dan gelap gulita.
  • Perpaduan warna hijau dan biru, diyakini sangat tepat diaplikasikan hampir untuk semua rumah. Kenapa? Jelas sekali pertama seperti alam sejuk sedangkan kebiruanya menandakan warna laut yang membuat dinding kian menarik.
  • Ungu, warna dengan nuansa menyenangkan, teduh dan nyaman. Di sisi lain, tempat tinggal anda juga akan terlihat unik.

Apabila tips memilih cat yang sesuai ini benar-benar diperhatikan, maka rumah anda berpotensi tampil lebih cantik serta awet dari serangan cuaca, jamur hingga lumut.